Rabu, 22 Juli 2020

MATERI ADM. INFRASTRUKTUR JARINGAN KELAS XII TKJ

MATERI MENGEVALUASI INTERNET GATEWAY DAN KONFIGURASI NAT

Jakarta, 29 Juli 2020

A. INTERNET GATEWAY 

1. Pengertian Internet Gateway

        Gateway merupakan sebuah perangkat dalam komputer yang difungsikan untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer dengan satu jaringan komputer yang lain atau lebih yang menggunakan protocol informasi yang tidak sama. Hal ini membuat sebuah informasi dari satu jaringan komputer dapat diteruskan pada jaringan komputer yang lain yang memilik protocol yang berbeda. 

           Gateway atau yang sering disebut juga dengan “Gerbang Jaringan” merupakan sebuah perangkat yang dapat memudahkan pengguna komputer dan internet. Salah satu aplikasi atau contoh dari penggunaan Gateway yang dapat kita lihat adalah pada Email. Seperti yang kita tahu bahwa pertukaran email dapat dilakukan meskipun dalam sistem yang tidak sama. Kini, seiring dengan semakin merebaknya penggunaan internet, pengertian Gateway pun sering melakukan pergeseran atau mengalami salah arti. Banyak orang yang menyamakan Gateway dengan Router, tapi sebenarnya Gateway dan Router adalah dua perangkat yang berbeda.

2. Fungsi Gateway

            Gateway berfungsi untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer dengan jaringan komputer yang lain dengan protocol yang berbeda. Gateway dapat digunakan dalam menghubungkan IBM SNA dengan digital SNA, Local Area Network atau LAN dengan Wide Area Network atau WAN. Namun, terdapat pula beberapa fungsi dari Gateway yang lain jika kita merincinya jauh lebih detail lagi. Berikut ini informasinya.

A. Sebagai Protocol Converting. Seprerti yang telah dijelaskan di atas bahwa gateway dapat menghubungkan sebuah jaringan komputer dengan jaringan komputer lain dengan protocol yang berbeda. Untuk dapat menghubungkan dua jaringan dengan protocol yang berbeda inilah gateway harus memiliki kemampuan untuk melakukan konversi protocol sehingga dua protocol yang berbeda ini dapat saling dikaitkan atau dihubungkan. Sebuah Gateway jaringan merupakan sebuah sistem internet working yang mengkoneksikan dua jaringan dalam waktu yang sama dan dapat dikonfigurasikan dalam sebuah perangkat lunak atau software. Nah, jaringan gateway ini dapat beroperasi dalam setiap tingkat yang ada pada model lapisan dari OSI atau yang disebut juga dengan Open System Interconnection.
B. Memudahkan akses Informasi. Tanpa gateway, jaringan komputer dengan protocol yang berbeda tidak akan pernah dapat dihubungkan satu sama lain. Ketika ini terjadi, maka sudah pasti bahwa sebuah jaringan komputer tidak akan mampu untuk melakukan akses informasi dari komputer yang lainnya. Ketika gateway sudah digunakan dan jaringan komputer tersebut tersambung, maka tentu saja akses informasi pun dapat berjalan dengan jauh lebih mudah. Maka Gateway pun sangat berguna untuk digunakan dalam memudahkan melakukan akses informasi.
C. Hardware Sharing, Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Contoh dari Penerapannya adalah penggunaan Printer server, dimana 1buah Printer dapat digunakan secara bersama oleh Client dalam Jaringan.
D. Keamanan dan pengaturan data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
E. Ke-stabilan dan Peningkatan Performa Komputasi, Dalam kondisi tertentu sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis, Dengan cara memberikan tugas komputasi “lebih” kepada suatu Perangkat yg di distribusikan ke komputer lain. 

B. NAT

1. Pengertian NAT
        NAT (Network Address Translation) adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

            Dengan kata lain NAT akan mentranslasikan alamat IP sehingga IP address pada jaringan local dapat mengakses IP public pada jaringan WAN. NAT mentranslasikan alamat IP private untuk dapat mengakses alamat host di internet dengan menggunakan alamat IP public pada jaringan tersebut. Tanpa hal tersebut (NAT) tidak mungkin IP private pada jaringan local bisa mengakses internet. IP  local  digunakan  hanya  untuk  jaringan  local  saja  ,  sedangkan  IP Public digunakan secara umum,IP Public inilah yang digunakan untuk berkomunikasi di dunia internet karena dapat diakses dari mana pun.

2. Jenis - jenis dari NAT (Network Address Translation)

        Pada jaringan komputer terdapat 2 jenis NAT, diantaranya:
  • Di nat atau Destiantion Network Address Translation adalah sebuah NAT yang berfungsi untuk meneruskan paket dari IP public melalui firewall ke suatu host dalam jaringan. Dnat hanya bekerja pada tabel nat dan didalam tabel NAT berisi 3 bagian yang disebut dengan CHAIN, ketiga CHAIN tersebut meliputi prerouting, postrouting dan output.
  • SNAT atau Source Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang bertugas untuk merubah source address dari suatu paket data. SNAT hanya berlaku pada postrouting.

3. Kelebihan dari NAT (Network Address Translation)
  • Dengan adanya NAT dapat mengurangi adanya duplikasi IP address pada jaringan atau biasanya dikenal dengan conflict IP Address. Dengan adanya NAT akan menghindari pengalamatan ulang pada saat jaringan tersebut berubah. Dapat menghemat IP Legal yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider). Dapat meningkatkan fleksibelitas untuk koneksi jaringan internet.

4. Kelemahan dari NAT (Network Address Translation)
  • NAT dapat menyebabkan keterlambatan proses, ini disebabkan karena data yang dikirim harus melalui perangkat NAT terlebih dahulu. NAT dapat menyebabkan beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan normal. Dengan adanya NAT dapat menghilangkan kemampuan untuk melacak data karena data tersebut akan melewati firewall.


=========================================================================

Lanjutan Materi A-I-J  : Rabu, 12 Agustus 2020

TEKNOLOGI FIREWALL

Firewall adalah penahanan (Barrier) terhadap api yang dimaksudkan untuk memperlambat penyebaran api seandainya terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api.

Firewall dalam artian Teknologi adalah, sebagai suatu cara atau mekanisme yang diterapkan baik terhadap Hardware, ataupun System itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi baik dengan menyaring , membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya.

Firewall didefinisikan sebagai suatu komponen atau kumpulan komponen yang membatasi akses antara sebuah jaringan yang diproteksi dan internet, atau antara kumpulan kumpulan jaringan lainnya.

  •     Fungsi firewall pada jaringan diantaranya sebagaimana di bawah ini:

1. Mengatur dan Mengontrol Lalu Lintas Jaringan

Fungsi pertama yang dapat dilakukan oleh firewall adalah firewall harus dapat mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat atau komputer yang dilindungi oleh firewall. Firewall melakukan hal yang demikian, dengan melakukan inspeksi terhadap paket-paket dan memantau koneksi yang sedang dibuat, lalu melakukan penapisan (filtering) terhadap koneksi berdasarkan hasil inspeksi paket dan koneksi tersebut.

2. Proses Inspeksi Paket

Inspeksi paket (‘packet inspection) merupakan proses yang dilakukan oleh firewall untuk ‘menghadang’ dan memproses data dalam sebuah paket untuk menentukan bahwa paket tersebut diizinkan atau ditolak, berdasarkan kebijakan akses (access policy) yang diterapkan oleh seorang administrator.

Firewall, sebelum menentukan keputusan apakah hendak menolak atau menerima komunikasi dari luar, ia harus melakukan inspeksi terhadap setiap paket (baik yang masuk ataupun yang keluar) di setiap antarmuka dan membandingkannya dengan daftar kebijakan akses. Inspeksi paket dapat dilakukan dengan melihat elemen-elemen berikut, ketika menentukan apakah hendak menolak atau menerima komunikasi:

·         Alamat IP dari komputer sumber

·         Port sumber pada komputer sumber

·         Alamat IP dari komputer tujuan

·         Port tujuan data pada komputer tujuan

·         Protokol IP

·         Informasi header-header yang disimpan dalam paket.

3. Koneksi dan Keadaan Koneksi

Agar dua host TCP/IP dapat saling berkomunikasi, mereka harus saling membuat koneksi antara satu dengan lainnya. Koneksi ini memiliki dua tujuan:

·         Komputer dapat menggunakan koneksi tersebut untuk mengidentifikasikan dirinya kepada komputer lain,yang meyakinkan bahwa sistem lain yang tidak membuat koneksi tidak dapat mengirimkan data ke komputer tersebut. Firewall juga dapat menggunakan informasi koneksi untuk menentukan koneksi apa yang diizinkan oleh kebijakan akses dan menggunakannya untuk menentukan apakah paket data tersebut akan diterima atau ditolak.

·         Koneksi digunakan untuk menentukan bagaimana cara dua host tersebut akan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya (apakah dengan menggunakan koneksi connection-oriented atau connectionless.

4. Stateful Packet Inspection

Ketika sebuah firewall menggabungkan stateful inspection dengan packet inspection, maka firewall tersebut dinamakan dengan Stateful Packet Inspection (SPI). SPI merupakan proses inspeksi paket yang tidak dilakukan dengan menggunakan struktur paket dan data yang terkandung dalam paket, tapi juga pada keadaan apa host-host yang saling berkomunikasi tersebut berada.

SPI mengizinkan firewall untuk melakukan penapisan tidak hanya berdasarkan isi paket tersebut, tapi juga berdasarkan koneksi atau keadaan koneksi, sehingga dapat mengakibatkan firewall memiliki kemampuan yang lebih fleksibel, mudah diatur, dan memiliki skalabilitas dalam hal penapisan yang tinggi. Salah satu keunggulan dari SPI dibandingkan dengan inspeksi paket biasa adalah bahwa ketika sebuah koneksi telah dikenali dan diizinkan (tentu saja setelah dilakukan inspeksi), umumnya sebuah kebijakan (policy) tidak dibutuhkan untuk mengizinkan komunikasi balasan karena firewall tahu respons apa yang diharapkan akan diterima.

Hal ini memungkinkan inspeksi terhadap data dan perintah yang terkandung dalam sebuah paket data untuk menentukan apakah sebuah koneksi diizinkan atau tidak, lalu firewall akan secara otomatis memantau keadaan percakapan dan secara dinamis mengizinkan lalu lintas yang sesuai dengan keadaan.

Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan firewall dengan inspeksi paket biasa. Apalagi, proses ini diselesaikan tanpa adanya kebutuhan untuk mendefinisikan sebuah kebijakan untuk mengizinkan respons dan komunikasi selanjutnya. Kebanyakan firewall modern telah mendukung fungsi ini.

 

5. Melakukan Autentikasi Terhadap Akses

Fungsi fundamental firewall yang kedua adalah firewall dapat melakukan autentikasi terhadap akses. Protokol TCP/IP dibangun dengan premis bahwa protokol tersebut mendukung komunikasi yang terbuka. Jika dua host saling mengetahui alamat IP satu sama lainnya, maka mereka diizinkan untuk saling berkomunikasi.

Pada awal-awal perkembangan Internet, hal ini boleh dianggap sebagai suatu berkah. Tapi saat ini, di saat semakin banyak yang terhubung ke Internet, mungkin kita tidak mau siapa saja yang dapat berkomunikasi dengan sistem yang kita miliki. Karenanya, firewall dilengkapi dengan fungsi autentikasi dengan menggunakan beberapa mekanisme autentikasi, sebagai berikut:

Firewall dapat meminta input dari pengguna mengenai nama pengguna (user name) serta kata kunci (password). Metode ini sering disebut sebagai extended authentication atau xauth.

Menggunakan xauth pengguna yang mencoba untuk membuat sebuah koneksi akan diminta input mengenai nama dan kata kuncinya sebelum akhirnya diizinkan oleh firewall. Umumnya, setelah koneksi diizinkan oleh kebijakan keamanan dalam firewall, firewall pun tidak perlu lagi mengisikan input password dan namanya, kecuali jika koneksi terputus dan pengguna mencoba menghubungkan dirinya kembali.

Metode kedua adalah dengan menggunakan sertifikat digital dan kunci publik. Keunggulan metode ini dibandingkan dengan metode pertama adalah proses autentikasi dapat terjadi tanpa intervensi pengguna. Selain itu, metode ini lebih cepat dalam rangka melakukan proses autentikasi. Meskipun demikian, metode ini lebih rumit implementasinya karena membutuhkan banyak komponen seperti halnya implementasi infrastruktur kunci publik.


  • ð    Jenis-Jenis Firewall
  •   Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis firewall, diantaranya adalah:

1. Personal Firewall

Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya.

2. Network Firewall

Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server.

Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris.

Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.


=========================================================================

MATERI LANJUTAN 

RABU, 26 AGUSTUS 2020

  • PENGERTIAN NAT

Network Address Translation ( NAT ) adalah sebuah sistem  yang dipakai untuk menggabungkan lebih dari satu komputer untuk di hubungkan ke dalam jaringan internet hanya dengan memakai  sebuah alamat IP. Sehingga setiap komputer yang ada di dalam NAT pada saat  berselancar di internet maka  akan terlihat memounyai  alamat IP yang sama apabila  dilacak. Dengan kata lain, suatu  alamat IP pada jaringan local maka  akan terlebih dahulu di translasikan oleh NAT untuk bisa  mengakses IP publik pada  jaringan komputer. Sebelum proses translasi tersebut , maka para pengguna tidak bisa  terhubung ke internet.


  • Jenis – Jenis NAT

Adapun jenis-jenis NAT yang diantaranya yaitu:

  1. NAT Statis

NAT Statis , bekerja dengan cara menerjemahkan semua alamat IP yang belum terdaftar menjadi alamat IP yang terdfatar. NAT Statis banyak dipakai  untuk komputer yang ingin bisa  di akses dari luar. NAT statis ini sebenarnya  dapat  di bilang sebagai pemborosan terhadap alamat IP yang di daftarkan, karena  setiap satu komputer di petakan untuk satu alamat IP terdaftar.

Sehingga apabila  terdapat  banyak komputer yang di daftarkan, maka tentu akan semakin terbatas pula alamat IP yang masih tersedia. Kekurangan lain dari NAT Statis adalah yaitu  kurang aman jika di bandingkan dengan  NAT dinamik, karena  setiap komputer mempunyai  alamat IP tersendiri, hingga pada  akhirnya risiko penyusup masuk langsung ke dalam jaringan private akan lebih besar.


2. NAT Dinamis

Berbeda dengan NAT Statis, NAT Dinamis bekerja dengan cara  mendaftarkan beberapa komputer ke dalam satu kelompok dengan alamat IP terdaftar yang sama. Sehingga nantinya terdapat beberapa komputer yang mempunyai kesamaan alamat IP terdaftar. Keuntungan dari  menggunakan NAT dinamis ini tentunya  lebih aman mengenai penelusuran di internet.

Pada saat terdapat penyusup yang ingin menembus komputer anda yang dengan menggunakan NAT dinamik, maka penyusup tersebut pasti mengalami kesulitan untuk mengaksesnya , karena alamat IP yang di asosiasikan ke suatu computer akan  selalu berubah secara dinamis. Meskipun  begitu, NAT dinamis juga mempunyai  kekurangan, yaitu apabila  semua alamat IP telah  terpenuhi dan juga  terpakai semua, maka jika terdapat penambahan komputer lain, maka  komputer tersebut tidak lagi bisa  terhubung ke internet dengan melalui NAT.


3. Overloading NAT

Overloading NAT memungkinkan untuk lebih dari satu klien terhubung untuk menuju satu IP publik, akan tetapi pada port yang berbeda. Sehingga ketika  NAT menerima permintaan dari klien untuk di hubungkan kepada server, NAT selanjutnya  akan menentukan nomor IP dan juga  port untuk klien tersebut. Keuntungannya adalah meskipun  sebuah nomor IP sudah  digunakan, akan tetapi  masih dapat  digunakan  untuk klien lain karena  berada dalam port yang berbeda.


  • Overlapping NAT

Overlapping NAT adalah bentuk NAT yang melakukan penerjemahan secara dua arah, terutama apabila  terdapat nomor yang sama di antara alamat IP publik dan juga  lokal. Supaya tidak terjadi konflik, maka NAT akan mengubah nomor IP publik menjadi nomor yang tidak terdapat pada jaringan lokal.

Fungsi NAT

Adapun fungsi NAT yang diantaranya yaitu:

  • Meminamalisir adanya duplikasi alamat IP dalam jaringan
  • Melakukan penghematan terhadap IP legal yang disediakan oleh Internet Service Provider ( ISP )
  • Saat terjadi perubahan jaringan, menghindari proses pengalamatan kembali
  • Melakukan peningkatan terhadap keamanan sebuah jaringan
  • Menambah fleksibelitas untuk terhubung dengan jaringan internet.
  • Dibandingkan dengan aplikasi alternatif seperti proxy, penggunaan NAT dapat memberikan fleksibilitas dan performa yang lebih baik .

==========================================================================================

RABU, 16 SEPTEMBER 2020


- Pengertian Bandwidth dan Fungsinya

Bandwidth adalah maksimal besar transfer yang dapat dilakukan pada satu waktu dalam pertukaran data. Kata bandwidth sering kita dengar apalagi saat membahas mengenai topik Virtual Private Server (VPS). Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).

Jadi bandwidth internet merupakan kapasitas maksimal jalur komunikasi untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan data dalam hitungan detik.

Terdapat juga istilah Bandwith Analog. Bandwidth Analog adalah perbedaan antara frekuensi paling rendah dan frekuensi paling tinggi pada suatu rentang frekuensi yang dapat diukur dengan satuan Hertz (Hz) untuk mengetahui data atau informasi yang dapat ditransmisikan pada suatu waktu.

Bandwidth sering dianalogikan dengan lebar jalan raya. Sedangkan data yang masuk melewati bandwidth diibaratkan kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Semakin sedikit kendaraan yang lewat maka lalu lintas akan semakin lancar. Kebalikannya, jika kendaraan yang lewat banyak maka lalu lintas di jalan tersebut akan tersendat sehingga akan mempengaruhi aktivitas kendaraan lain.

Semakin besar jalan (bandwidth) maka akan semakin banyak pula kendaraan yang dapat melaluinya. Maka tidak salah jika bandwidth menjadi pertimbangan pengguna jaringan internet. Dikarenakan semakin besar bandwidth maka semakin cepat pertukaran data yang terjadi dan semakin banyak data yang dapat melaluinya dalam satu waktu.

- Bandwidth pada komputer memiliki 2 jenis yaitu:

1. Badwidth Digital

Satuan hitung dari data yang ditransfer dalam bit per second dalam sebuah jaringan yang dapat dikirimkan melalui suatu saluran komunikasi tanpa hambatan. Bandwidth ini mengirimkan informasi secara digital, baik melalui saluran kabel atau tanpa menggunakan kabel (nirkabel).

2. Bandwidth Analog

Fungsinya sama seperti bandwidth digital, yang membedakan adalah satuan hitungnya menggunakan  Hertz.

- PENGERTIAN QUALITY OF SERVICE

  • Quality of Service (QoS) atau Kualitas layanan adalah metode pengukuran yang digunakan untuk menentukan kapabilitas jaringan, seperti Aplikasi jaringan, host, atau router untuk menyediakan layanan jaringan yang lebih baik dan lebih terencana yang memenuhi kebutuhan layanan.

  • Quality of Service (QoS) adalah arsitektur ujung ke ujung dan bukan milik jaringan. QoS suatu jaringan berhubungan dengan kecepatan dan keandalan penyediaan berbagai jenis data dalam suatu komunikasi.


- Jenis-jenis QoS

Ada tiga jenis Quality of Service (QoS), yaitu sebagai berikut:

1. Intrinsic QoS

Intrinsic QoS adalah kualitas layanan jaringan yang diperoleh melalui: 1. Desain teknis jaringan, yang menentukan karakteristik koneksi melalui jaringan. 2. Kondisi akses jaringan, terminasi, dan koneksi antar sakelar yang menentukan jaringan sudah cukup untuk menangani semua permintaan pengguna. Dengan kata lain, QoS intrinsik dapat dijelaskan dengan parameter kinerja jaringan seperti latensi, throughput, dan lainnya.

2. Perceived QoS

Perceived QoS adalah kualitas layanan jaringan yang diukur ketika layanan digunakan. QoS yang dirasakan sangat tergantung pada kualitas QoS intrinsik dan pengalaman pengguna layanan serupa. Namun, QoS yang dirasakan ini diukur oleh peringkat rata-rata opsi pengguna.

3. Assessed QoS

Assessed QoS merujuk kepada seberapa besar keinginan pengguna untuk terus menggunakan layanan tertentu. Hal ini memengaruhi keinginan pengguna untuk membayar layanan yang mereka gunakan. QoS tertimbang sangat tergantung pada QoS yang dirasakan masing-masing pengguna.

- Jenis Layanan QoS

Ada tiga model layanan Quality of Service (QoS) yaitu sebagai berikut:

1. Best Effort Service

Best-effort service adalah model layanan di mana aplikasi mengirim data kapan pun dibutuhkan dalam jumlah berapa pun tanpa terlebih dahulu meminta otorisasi atau memberi tahu jaringan. Untuk layanan upaya terbaik, jaringan mengirim data tanpa jaminan keandalan atau kecepatan aktual bila memungkinkan.

2. Integrated Service

Integrated service adalah layanan berbagai model yang dapat memenuhi persyaratan QoS yang berbeda. Dalam model ini, aplikasi memerlukan jenis layanan tertentu dari jaringan sebelum mengirim data. Aplikasi menginformasikan jaringan tentang profil lalu lintas dan membutuhkan jenis layanan tertentu, yang mungkin termasuk permintaan bandwidth dan penundaan. Aplikasi ini harus mengirim data hanya setelah menerima konfirmasi dari jaringan.

3. Differentiated Service
Differentiated service adalah layanan dari banyak model yang dapat memenuhi persyaratan QoS yang berbeda. Tidak seperti model layanan bawaan, aplikasi yang menggunakan layanan berbeda tidak secara eksplisit melaporkan router sebelum mengirim data.

================================================================
RABU, 14 OKTOBER 2020

Pengertian DMZ (Demilitarized Zone) Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

1. Pengertian DMZ

    DMZ merupakan kependekan Demilitarized Zone yang merupakan sebuah wilayah untuk berkomunikasi kepada pihak luar yang masih berkaitan dengan jaringan komputer. DMZ juga merupakan sebuah sub network yang berdiri secara terpisah dari sub network internalnya yang berfungsi untuk keperluan keamanan.

    Mungkin kita sudah paham bahwa baik web server maupun juga mail server termasuk server yang bisa kita akses dari luar, lebih tepatnya kita bisa mengaksesnya dari berbagai penjuru dunia dengan memanfaatkan internet.

    Nama DMZ atau Demilitarized Zone sendiri muncul dari sebuah wilayah yang ada di berbagai negara dimana di dalam wilayah tersebut operasi militer dalam bentuk apapun tidak diizinkan. DMZ ini merupakan sebuah metafora dan konsep yang diterapkan di jaringan komputer yang nantinya akan berperan sebagai gateway. DMZ akan memberikan keamanan akses terhadap orang lain yang terhubung ke jaringan internet tersebut.

    Adapun host yang paling berpotensi menjadi target serangan yaitu mereka yang bertugas memberikan informasi dan akses untuk jaringan luar, contohnya seperti web server maupun mail server yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Maka dari itu, mereka harus diletakkan di dalam sub network tertentu agar supaya dapat memberikan proteksi terhadap penyusup yang bisa kapan saja datang dan menyerang server tersebut.

    Sementara itu, host yang ada di DMZ memiliki akses yang bersifat terbatas pada host tertentu yang masih menjadi satu dalam jaringan internal. Selain itu, komunikasi yang dilakukan antara host yang ada di dalam DMZ dengan jaringan luar juga dibatasi dengan tujuan agar supaya DMZ bisa lebih aman dan terhindar dari serangan yang terjadi kapan pun.

2. ARSITEKTUR DMZ

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merancang sebuah Demilitarized Zone. Namun cara yang paling umum yang biasanya dilakukan adalah menggunakan single firewall dan menggunakan firewall ganda. Dari sini kemudian bisa dikembangkan sehingga bisa menciptakan sebuah arsitektur DMZ yang kompleks sesuai dengan kebutuhan jaringan.

A. Single Firewall

    Single Firewall atau firewall tunggal merupakan jenis firewall yang memiliki 3 interface jaringan dan dapat digunakan agar bisa membuat sebuah jaringan komputer dengan berisi DMZ.

    Firewall ini menjadi sebuah titik yang harus menangani semua lalu lintas jaringan yang terdapat di DMZ yang ada di jaringan internal. Biasanya lalu lintas tersebut akan ditandai dengan warna, seperti warna ungu yang berarti LAN, warna hijau yang berarti untuk DMZ, dan warna merah yang berarti untuk koneksi internal.

B. Firewall Ganda

    Dari namanya sudah bisa kita pahami bahwa jenis firewall yang satu ini terdiri dari beberapa lapis. Penggunaan firewall ganda sudah tentu akan lebih aman karena ia menggunakan dua perangkat yang digabungkan jadi satu.

    Bahkan, jika pengaman tersebut disediakan oleh vendor yang berbeda, maka bisa jadi keamanannya pun bisa semakin berlapis-lapis. Hal ini membuat perangkat atau jaringan tersebut berpotensi kecil untuk bisa menerima serangan.

    Selain itu, kesalahan terhadap pengaturan juga tidak mungkin terjadi dengan cara dan proses yang sama untuk seluruh antarmuka yang ada di dalam dua pengaturan vendor yang berbeda. Namun yang menjadi kelemahan dari penggunaan firewall ganda adalah biaya yang mahal. Biaya tersebut merupakan biaya yang digunakan untuk membeli, mengelola, dan penggunaan firewall untuk vendor yang berbeda tersebut.

3. Fungsi DMZ

    Lalu apa saja sebenarnya fungsi DMZ atau Demilitarized Zone? Untuk mendapatkan jawaban tersebut, maka silahkan simak baik-baik informasi yang akan kami berikan di bawah ini:

  • Digunakan untuk membuat para pengguna internal, seperti karyawan agar bisa dan mau menggunakan proxy server ketika mereka hendak mengakses internet.
  • Digunakan untuk mengurangi beberapa persyaratan dari akses bandwidth internet. Alasannya karena beberapa konten yang ada di dalam web bisa di-cache server proxy.
  • Digunakan untuk menyederhanakan dalam pencatatan dan juga monitoring berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengguna, dimanan nanti kegiatan tersebut akan berfokus pada konten web filtering.
================================================================
04 NOVEMBER 2020

1. PENGERTIAN BANDWIDTH

Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).

Manajemen bandwidth adalah sebuah proses yang digunakan untuk memberikan saluran yang bisa dimanfaatkan dalam proses upload atau juga download. Tujuannya agar kualitas dari layanan yang dilakukan mampu memberikan hasil yang baik.


Bandwidth adalah maksimal besar transfer yang dapat dilakukan pada satu waktu dalam pertukaran data. Kata bandwidth sering kita dengar apalagi saat membahas mengenai topik Virtual Private Server (VPS). 

Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).

Jadi bandwidth internet merupakan kapasitas maksimal jalur komunikasi untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan data dalam hitungan detik.

2.  Fungsi Bandwidth


Berikut ini adalah beberapa fungsi bandwidth yang dibagi berdasarkan penggunaannya.

A. Ukuran Media Pengiriman Data

Fungsi bandwidth yang pertama adalah sebagai ukuran media atau jalur pengiriman data yang dimiliki oleh suatu komputer atau jaringan tertentu. Fungsi ini hampir berlaku di semua tempat yang memiliki jaringan komputer.

Bandwidth sangat berguna apalagi jika berhubungan dengan distribusi jaringan. Ukuran bandwidth umumnya digunakan sebagai patokan pengguna untuk memilih provider atau penyedia layanan yang berhubungan dengan koneksi internet. Semakin besar bandwidth yang ditawarkan, maka terlihat semakin baik pula layanan yang diberikan.

B. Membagi Kecepatan Transfer Data

Fungsi lain bandwidth adalah sebagai pembagi kecepatan transfer data. Sehingga kecepatan yang dimiliki dapat didistribusikan secara adil ke seluruh pengguna. Pembagian ini juga untuk membatasi agar antar pengguna tidak saling berebut bandwidth.

Jika tidak dibagi maka bisa jadi seluruh bandwidth yang dialokasikan ke jaringan tersebut hanya dipakai oleh satu pengguna saja dan pengguna lain tidak mendapatkan. Misalnya pada saat mengunduh file dari internet yang sangat besar.

Pada saat melakukan proses mengunduh maka akan terjadi permintaan data yang cukup besar dan tentu saja itu akan membanjiri bandwidth pada jaringan. Jika tidak dibatasi, maka koneksi pengguna lain akan lambat atau bahkan tidak dapat terkoneksi sama sekali. Apalagi yang melakukan pengunduhan menggunakan ‘download manager’ tertentu.

C. Mengatur Besar Data yang Ditransfer

Administrator jaringan terkadang melakukan pembatasan besar data yang dapat diakses atau diunduh dari internet. Hal ini bertujuan untuk mengurangi trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama juga dapat mengganggu stabilitas jaringan karena mempengaruhi kapasitas bandwidth yang tersedia.

Itulah fungsi-fungsi bandwidth yang sedikit banyak bisa memberikan gambaran umum untuk memahami bandwidth. Meskipun sebenarnya bandwidth adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan kapasitas besarnya kabel ethernet atau besarnya jaringan.


3. JENIS - JENIS BANDWIDTH

Bandwidth pada komputer memiliki 2 jenis yaitu:

1. Badwidth Digital

Satuan hitung dari data yang ditransfer dalam bit per second dalam sebuah jaringan yang dapat dikirimkan melalui suatu saluran komunikasi tanpa hambatan. Bandwidth ini mengirimkan informasi secara digital, baik melalui saluran kabel atau tanpa menggunakan kabel (nirkabel).

2. Bandwidth Analog

Fungsinya sama seperti bandwidth digital, yang membedakan adalah satuan hitungnya menggunakan  Hertz.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar