- Di nat atau Destiantion Network Address Translation adalah sebuah NAT yang berfungsi untuk meneruskan paket dari IP public melalui firewall ke suatu host dalam jaringan. Dnat hanya bekerja pada tabel nat dan didalam tabel NAT berisi 3 bagian yang disebut dengan CHAIN, ketiga CHAIN tersebut meliputi prerouting, postrouting dan output.
- SNAT atau Source Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang bertugas untuk merubah source address dari suatu paket data. SNAT hanya berlaku pada postrouting.
- Dengan adanya NAT dapat mengurangi adanya duplikasi IP address pada jaringan atau biasanya dikenal dengan conflict IP Address. Dengan adanya NAT akan menghindari pengalamatan ulang pada saat jaringan tersebut berubah. Dapat menghemat IP Legal yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider). Dapat meningkatkan fleksibelitas untuk koneksi jaringan internet.
- NAT dapat menyebabkan keterlambatan proses, ini disebabkan karena data yang dikirim harus melalui perangkat NAT terlebih dahulu. NAT dapat menyebabkan beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan normal. Dengan adanya NAT dapat menghilangkan kemampuan untuk melacak data karena data tersebut akan melewati firewall.
Firewall adalah penahanan
(Barrier) terhadap api yang dimaksudkan untuk memperlambat penyebaran api
seandainya terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran datang untuk
memadamkan api.
Firewall dalam artian Teknologi
adalah, sebagai suatu cara atau mekanisme yang diterapkan baik terhadap Hardware,
ataupun System itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi baik dengan
menyaring , membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan
suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan
ruang lingkupnya.
Firewall didefinisikan sebagai
suatu komponen atau kumpulan komponen yang membatasi akses antara sebuah
jaringan yang diproteksi dan internet, atau antara kumpulan kumpulan jaringan
lainnya.
- Fungsi
firewall pada jaringan diantaranya sebagaimana di bawah ini:
1. Mengatur dan Mengontrol Lalu
Lintas Jaringan
Fungsi
pertama yang dapat dilakukan oleh firewall adalah firewall harus dapat mengatur
dan mengontrol lalu lintas jaringan yang diizinkan untuk mengakses jaringan
privat atau komputer yang dilindungi oleh firewall. Firewall melakukan hal yang
demikian, dengan melakukan inspeksi terhadap paket-paket dan memantau koneksi
yang sedang dibuat, lalu melakukan penapisan (filtering) terhadap koneksi
berdasarkan hasil inspeksi paket dan koneksi tersebut.
2. Proses Inspeksi Paket
Inspeksi paket (‘packet inspection) merupakan proses yang
dilakukan oleh firewall untuk ‘menghadang’ dan memproses data dalam sebuah
paket untuk menentukan bahwa paket tersebut diizinkan atau ditolak, berdasarkan
kebijakan akses (access policy) yang diterapkan oleh seorang administrator.
Firewall, sebelum menentukan keputusan apakah hendak menolak atau
menerima komunikasi dari luar, ia harus melakukan inspeksi terhadap setiap
paket (baik yang masuk ataupun yang keluar) di setiap antarmuka dan
membandingkannya dengan daftar kebijakan akses. Inspeksi paket dapat dilakukan
dengan melihat elemen-elemen berikut, ketika menentukan apakah hendak menolak
atau menerima komunikasi:
·
Alamat IP dari komputer sumber
·
Port sumber pada komputer sumber
·
Alamat IP dari komputer tujuan
·
Port tujuan data pada komputer
tujuan
·
Protokol IP
· Informasi header-header yang disimpan dalam paket.
3. Koneksi dan Keadaan Koneksi
Agar
dua host TCP/IP dapat saling berkomunikasi, mereka harus saling membuat koneksi
antara satu dengan lainnya. Koneksi ini memiliki dua tujuan:
·
Komputer dapat menggunakan
koneksi tersebut untuk mengidentifikasikan dirinya kepada komputer lain,yang
meyakinkan bahwa sistem lain yang tidak membuat koneksi tidak dapat mengirimkan
data ke komputer tersebut. Firewall juga dapat menggunakan informasi koneksi
untuk menentukan koneksi apa yang diizinkan oleh kebijakan akses dan
menggunakannya untuk menentukan apakah paket data tersebut akan diterima atau
ditolak.
· Koneksi digunakan untuk menentukan bagaimana cara dua host tersebut akan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya (apakah dengan menggunakan koneksi connection-oriented atau connectionless.
4. Stateful
Packet Inspection
Ketika sebuah firewall menggabungkan stateful inspection dengan
packet inspection, maka firewall tersebut dinamakan dengan Stateful Packet
Inspection (SPI). SPI merupakan proses inspeksi paket yang tidak dilakukan
dengan menggunakan struktur paket dan data yang terkandung dalam paket, tapi
juga pada keadaan apa host-host yang saling berkomunikasi tersebut berada.
SPI mengizinkan firewall untuk melakukan penapisan tidak hanya
berdasarkan isi paket tersebut, tapi juga berdasarkan koneksi atau keadaan
koneksi, sehingga dapat mengakibatkan firewall memiliki kemampuan yang lebih
fleksibel, mudah diatur, dan memiliki skalabilitas dalam hal penapisan yang
tinggi. Salah satu keunggulan dari SPI dibandingkan dengan inspeksi paket biasa
adalah bahwa ketika sebuah koneksi telah dikenali dan diizinkan (tentu saja
setelah dilakukan inspeksi), umumnya sebuah kebijakan (policy) tidak dibutuhkan
untuk mengizinkan komunikasi balasan karena firewall tahu respons apa yang
diharapkan akan diterima.
Hal ini memungkinkan inspeksi terhadap data dan perintah yang
terkandung dalam sebuah paket data untuk menentukan apakah sebuah koneksi
diizinkan atau tidak, lalu firewall akan secara otomatis memantau keadaan
percakapan dan secara dinamis mengizinkan lalu lintas yang sesuai dengan
keadaan.
Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan
dengan firewall dengan inspeksi paket biasa. Apalagi, proses ini diselesaikan
tanpa adanya kebutuhan untuk mendefinisikan sebuah kebijakan untuk mengizinkan
respons dan komunikasi selanjutnya. Kebanyakan firewall modern telah mendukung
fungsi ini.
5. Melakukan Autentikasi Terhadap Akses
Fungsi fundamental firewall yang kedua adalah firewall dapat
melakukan autentikasi terhadap akses. Protokol TCP/IP dibangun dengan premis
bahwa protokol tersebut mendukung komunikasi yang terbuka. Jika dua host saling
mengetahui alamat IP satu sama lainnya, maka mereka diizinkan untuk saling
berkomunikasi.
Pada awal-awal perkembangan Internet, hal ini boleh dianggap
sebagai suatu berkah. Tapi saat ini, di saat semakin banyak yang terhubung ke
Internet, mungkin kita tidak mau siapa saja yang dapat berkomunikasi dengan
sistem yang kita miliki. Karenanya, firewall dilengkapi dengan fungsi
autentikasi dengan menggunakan beberapa mekanisme autentikasi, sebagai berikut:
Firewall dapat meminta input dari pengguna mengenai nama pengguna
(user name) serta kata kunci (password). Metode ini sering disebut sebagai
extended authentication atau xauth.
Menggunakan xauth pengguna yang mencoba untuk membuat sebuah
koneksi akan diminta input mengenai nama dan kata kuncinya sebelum akhirnya
diizinkan oleh firewall. Umumnya, setelah koneksi diizinkan oleh kebijakan
keamanan dalam firewall, firewall pun tidak perlu lagi mengisikan input
password dan namanya, kecuali jika koneksi terputus dan pengguna mencoba
menghubungkan dirinya kembali.
Metode kedua adalah dengan menggunakan sertifikat digital dan
kunci publik. Keunggulan metode ini dibandingkan dengan metode pertama adalah
proses autentikasi dapat terjadi tanpa intervensi pengguna. Selain itu, metode
ini lebih cepat dalam rangka melakukan proses autentikasi. Meskipun demikian,
metode ini lebih rumit implementasinya karena membutuhkan banyak komponen
seperti halnya implementasi infrastruktur kunci publik.
- ð Jenis-Jenis Firewall
- Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis firewall, diantaranya adalah:
1. Personal Firewall
Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang
terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini
akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk
mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur
pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware,
anti-spam, dan lainnya.
2. Network Firewall
Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara
keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni
sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan
dalam sebuah server.
Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and
Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem
operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen
dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris.
Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yakni
apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan stateful
firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT
Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat) dari
pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang
diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.
PENGERTIAN NAT
Network Address Translation ( NAT ) adalah sebuah sistem
yang dipakai untuk menggabungkan lebih dari satu komputer untuk di
hubungkan ke dalam jaringan internet hanya dengan memakai sebuah alamat
IP. Sehingga setiap komputer yang ada di dalam NAT pada saat berselancar
di internet maka akan terlihat memounyai alamat IP yang sama
apabila dilacak. Dengan kata lain, suatu alamat IP pada jaringan
local maka akan terlebih dahulu di translasikan oleh NAT untuk bisa
mengakses IP publik pada jaringan komputer. Sebelum proses
translasi tersebut , maka para pengguna tidak bisa terhubung ke internet.
Jenis – Jenis NAT
Jenis – Jenis NAT
NAT Statis
NAT Statis
3. Overloading NAT
Overlapping NAT
Overlapping NAT
Fungsi NAT
- Pengertian Bandwidth dan Fungsinya
Bandwidth adalah maksimal besar transfer yang dapat dilakukan pada satu waktu dalam pertukaran data. Kata bandwidth sering kita dengar apalagi saat membahas mengenai topik Virtual Private Server (VPS). Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).
Jadi bandwidth internet merupakan kapasitas maksimal jalur komunikasi untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan data dalam hitungan detik.
Terdapat juga istilah Bandwith Analog. Bandwidth Analog adalah perbedaan antara frekuensi paling rendah dan frekuensi paling tinggi pada suatu rentang frekuensi yang dapat diukur dengan satuan Hertz (Hz) untuk mengetahui data atau informasi yang dapat ditransmisikan pada suatu waktu.
Bandwidth sering dianalogikan dengan lebar jalan raya. Sedangkan data yang masuk melewati bandwidth diibaratkan kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Semakin sedikit kendaraan yang lewat maka lalu lintas akan semakin lancar. Kebalikannya, jika kendaraan yang lewat banyak maka lalu lintas di jalan tersebut akan tersendat sehingga akan mempengaruhi aktivitas kendaraan lain.
Semakin besar jalan (bandwidth) maka akan semakin banyak pula kendaraan yang dapat melaluinya. Maka tidak salah jika bandwidth menjadi pertimbangan pengguna jaringan internet. Dikarenakan semakin besar bandwidth maka semakin cepat pertukaran data yang terjadi dan semakin banyak data yang dapat melaluinya dalam satu waktu.
- Bandwidth pada komputer memiliki 2 jenis yaitu:
1. Badwidth Digital
Satuan hitung dari data yang ditransfer dalam bit per second dalam sebuah jaringan yang dapat dikirimkan melalui suatu saluran komunikasi tanpa hambatan. Bandwidth ini mengirimkan informasi secara digital, baik melalui saluran kabel atau tanpa menggunakan kabel (nirkabel).
2. Bandwidth Analog
Fungsinya sama seperti bandwidth digital, yang membedakan adalah satuan hitungnya menggunakan Hertz.
- PENGERTIAN QUALITY OF SERVICE
- Jenis-jenis QoS
1. Intrinsic QoS
2. Perceived QoS
3. Assessed QoS
- Jenis Layanan QoS
1. Best Effort Service
2. Integrated Service
3. Differentiated ServiceDifferentiated service adalah layanan dari banyak model yang dapat memenuhi persyaratan QoS yang berbeda. Tidak seperti model layanan bawaan, aplikasi yang menggunakan layanan berbeda tidak secara eksplisit melaporkan router sebelum mengirim data.
================================================================RABU, 14 OKTOBER 2020
Pengertian DMZ (Demilitarized Zone) Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya
1. Pengertian DMZ
DMZ merupakan kependekan Demilitarized Zone yang merupakan sebuah wilayah untuk berkomunikasi kepada pihak luar yang masih berkaitan dengan jaringan komputer. DMZ juga merupakan sebuah sub network yang berdiri secara terpisah dari sub network internalnya yang berfungsi untuk keperluan keamanan.
Mungkin kita sudah paham bahwa baik web server maupun juga mail server termasuk server yang bisa kita akses dari luar, lebih tepatnya kita bisa mengaksesnya dari berbagai penjuru dunia dengan memanfaatkan internet.
Nama DMZ atau Demilitarized Zone sendiri muncul dari sebuah wilayah yang ada di berbagai negara dimana di dalam wilayah tersebut operasi militer dalam bentuk apapun tidak diizinkan. DMZ ini merupakan sebuah metafora dan konsep yang diterapkan di jaringan komputer yang nantinya akan berperan sebagai gateway. DMZ akan memberikan keamanan akses terhadap orang lain yang terhubung ke jaringan internet tersebut.
Adapun host yang paling berpotensi menjadi target serangan yaitu mereka yang bertugas memberikan informasi dan akses untuk jaringan luar, contohnya seperti web server maupun mail server yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Maka dari itu, mereka harus diletakkan di dalam sub network tertentu agar supaya dapat memberikan proteksi terhadap penyusup yang bisa kapan saja datang dan menyerang server tersebut.
Sementara itu, host yang ada di DMZ memiliki akses yang bersifat terbatas pada host tertentu yang masih menjadi satu dalam jaringan internal. Selain itu, komunikasi yang dilakukan antara host yang ada di dalam DMZ dengan jaringan luar juga dibatasi dengan tujuan agar supaya DMZ bisa lebih aman dan terhindar dari serangan yang terjadi kapan pun.
2. ARSITEKTUR DMZ
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merancang sebuah Demilitarized Zone. Namun cara yang paling umum yang biasanya dilakukan adalah menggunakan single firewall dan menggunakan firewall ganda. Dari sini kemudian bisa dikembangkan sehingga bisa menciptakan sebuah arsitektur DMZ yang kompleks sesuai dengan kebutuhan jaringan.
Adapun host yang paling berpotensi menjadi target serangan yaitu mereka yang bertugas memberikan informasi dan akses untuk jaringan luar, contohnya seperti web server maupun mail server yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Maka dari itu, mereka harus diletakkan di dalam sub network tertentu agar supaya dapat memberikan proteksi terhadap penyusup yang bisa kapan saja datang dan menyerang server tersebut.
Sementara itu, host yang ada di DMZ memiliki akses yang bersifat terbatas pada host tertentu yang masih menjadi satu dalam jaringan internal. Selain itu, komunikasi yang dilakukan antara host yang ada di dalam DMZ dengan jaringan luar juga dibatasi dengan tujuan agar supaya DMZ bisa lebih aman dan terhindar dari serangan yang terjadi kapan pun.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merancang sebuah Demilitarized Zone. Namun cara yang paling umum yang biasanya dilakukan adalah menggunakan single firewall dan menggunakan firewall ganda. Dari sini kemudian bisa dikembangkan sehingga bisa menciptakan sebuah arsitektur DMZ yang kompleks sesuai dengan kebutuhan jaringan.
A. Single Firewall
Single Firewall atau firewall tunggal merupakan jenis firewall yang memiliki 3 interface jaringan dan dapat digunakan agar bisa membuat sebuah jaringan komputer dengan berisi DMZ.
Firewall ini menjadi sebuah titik yang harus menangani semua lalu lintas jaringan yang terdapat di DMZ yang ada di jaringan internal. Biasanya lalu lintas tersebut akan ditandai dengan warna, seperti warna ungu yang berarti LAN, warna hijau yang berarti untuk DMZ, dan warna merah yang berarti untuk koneksi internal.
Single Firewall atau firewall tunggal merupakan jenis firewall yang memiliki 3 interface jaringan dan dapat digunakan agar bisa membuat sebuah jaringan komputer dengan berisi DMZ.
Firewall ini menjadi sebuah titik yang harus menangani semua lalu lintas jaringan yang terdapat di DMZ yang ada di jaringan internal. Biasanya lalu lintas tersebut akan ditandai dengan warna, seperti warna ungu yang berarti LAN, warna hijau yang berarti untuk DMZ, dan warna merah yang berarti untuk koneksi internal.
B. Firewall Ganda
Dari namanya sudah bisa kita pahami bahwa jenis firewall yang satu ini terdiri dari beberapa lapis. Penggunaan firewall ganda sudah tentu akan lebih aman karena ia menggunakan dua perangkat yang digabungkan jadi satu.
Bahkan, jika pengaman tersebut disediakan oleh vendor yang berbeda, maka bisa jadi keamanannya pun bisa semakin berlapis-lapis. Hal ini membuat perangkat atau jaringan tersebut berpotensi kecil untuk bisa menerima serangan.
Selain itu, kesalahan terhadap pengaturan juga tidak mungkin terjadi dengan cara dan proses yang sama untuk seluruh antarmuka yang ada di dalam dua pengaturan vendor yang berbeda. Namun yang menjadi kelemahan dari penggunaan firewall ganda adalah biaya yang mahal. Biaya tersebut merupakan biaya yang digunakan untuk membeli, mengelola, dan penggunaan firewall untuk vendor yang berbeda tersebut.
Dari namanya sudah bisa kita pahami bahwa jenis firewall yang satu ini terdiri dari beberapa lapis. Penggunaan firewall ganda sudah tentu akan lebih aman karena ia menggunakan dua perangkat yang digabungkan jadi satu.
Bahkan, jika pengaman tersebut disediakan oleh vendor yang berbeda, maka bisa jadi keamanannya pun bisa semakin berlapis-lapis. Hal ini membuat perangkat atau jaringan tersebut berpotensi kecil untuk bisa menerima serangan.
Selain itu, kesalahan terhadap pengaturan juga tidak mungkin terjadi dengan cara dan proses yang sama untuk seluruh antarmuka yang ada di dalam dua pengaturan vendor yang berbeda. Namun yang menjadi kelemahan dari penggunaan firewall ganda adalah biaya yang mahal. Biaya tersebut merupakan biaya yang digunakan untuk membeli, mengelola, dan penggunaan firewall untuk vendor yang berbeda tersebut.
3. Fungsi DMZ
Lalu apa saja sebenarnya fungsi DMZ atau Demilitarized Zone? Untuk mendapatkan jawaban tersebut, maka silahkan simak baik-baik informasi yang akan kami berikan di bawah ini:
- Digunakan untuk membuat para pengguna internal, seperti karyawan agar bisa dan mau menggunakan proxy server ketika mereka hendak mengakses internet.
- Digunakan untuk mengurangi beberapa persyaratan dari akses bandwidth internet. Alasannya karena beberapa konten yang ada di dalam web bisa di-cache server proxy.
- Digunakan untuk menyederhanakan dalam pencatatan dan juga monitoring berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengguna, dimanan nanti kegiatan tersebut akan berfokus pada konten web filtering.
================================================================04 NOVEMBER 2020
1. PENGERTIAN BANDWIDTH
Lalu apa saja sebenarnya fungsi DMZ atau Demilitarized Zone? Untuk mendapatkan jawaban tersebut, maka silahkan simak baik-baik informasi yang akan kami berikan di bawah ini:
- Digunakan untuk membuat para pengguna internal, seperti karyawan agar bisa dan mau menggunakan proxy server ketika mereka hendak mengakses internet.
- Digunakan untuk mengurangi beberapa persyaratan dari akses bandwidth internet. Alasannya karena beberapa konten yang ada di dalam web bisa di-cache server proxy.
- Digunakan untuk menyederhanakan dalam pencatatan dan juga monitoring berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengguna, dimanan nanti kegiatan tersebut akan berfokus pada konten web filtering.
Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).
Manajemen bandwidth adalah sebuah proses yang digunakan untuk memberikan saluran yang bisa dimanfaatkan dalam proses upload atau juga download. Tujuannya agar kualitas dari layanan yang dilakukan mampu memberikan hasil yang baik.
Bandwidth adalah maksimal besar transfer yang dapat dilakukan pada satu waktu dalam pertukaran data. Kata bandwidth sering kita dengar apalagi saat membahas mengenai topik Virtual Private Server (VPS).
Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).
Jadi bandwidth internet merupakan kapasitas maksimal jalur komunikasi untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan data dalam hitungan detik.
2. Fungsi Bandwidth
Berikut ini adalah beberapa fungsi bandwidth yang dibagi berdasarkan penggunaannya.
A. Ukuran Media Pengiriman Data
Fungsi bandwidth yang pertama adalah sebagai ukuran media atau jalur pengiriman data yang dimiliki oleh suatu komputer atau jaringan tertentu. Fungsi ini hampir berlaku di semua tempat yang memiliki jaringan komputer.
Bandwidth sangat berguna apalagi jika berhubungan dengan distribusi jaringan. Ukuran bandwidth umumnya digunakan sebagai patokan pengguna untuk memilih provider atau penyedia layanan yang berhubungan dengan koneksi internet. Semakin besar bandwidth yang ditawarkan, maka terlihat semakin baik pula layanan yang diberikan.
Fungsi bandwidth yang pertama adalah sebagai ukuran media atau jalur pengiriman data yang dimiliki oleh suatu komputer atau jaringan tertentu. Fungsi ini hampir berlaku di semua tempat yang memiliki jaringan komputer.
Bandwidth sangat berguna apalagi jika berhubungan dengan distribusi jaringan. Ukuran bandwidth umumnya digunakan sebagai patokan pengguna untuk memilih provider atau penyedia layanan yang berhubungan dengan koneksi internet. Semakin besar bandwidth yang ditawarkan, maka terlihat semakin baik pula layanan yang diberikan.
B. Membagi Kecepatan Transfer Data
Fungsi lain bandwidth adalah sebagai pembagi kecepatan transfer data. Sehingga kecepatan yang dimiliki dapat didistribusikan secara adil ke seluruh pengguna. Pembagian ini juga untuk membatasi agar antar pengguna tidak saling berebut bandwidth.
Jika tidak dibagi maka bisa jadi seluruh bandwidth yang dialokasikan ke jaringan tersebut hanya dipakai oleh satu pengguna saja dan pengguna lain tidak mendapatkan. Misalnya pada saat mengunduh file dari internet yang sangat besar.
Pada saat melakukan proses mengunduh maka akan terjadi permintaan data yang cukup besar dan tentu saja itu akan membanjiri bandwidth pada jaringan. Jika tidak dibatasi, maka koneksi pengguna lain akan lambat atau bahkan tidak dapat terkoneksi sama sekali. Apalagi yang melakukan pengunduhan menggunakan ‘download manager’ tertentu.
Fungsi lain bandwidth adalah sebagai pembagi kecepatan transfer data. Sehingga kecepatan yang dimiliki dapat didistribusikan secara adil ke seluruh pengguna. Pembagian ini juga untuk membatasi agar antar pengguna tidak saling berebut bandwidth.
Jika tidak dibagi maka bisa jadi seluruh bandwidth yang dialokasikan ke jaringan tersebut hanya dipakai oleh satu pengguna saja dan pengguna lain tidak mendapatkan. Misalnya pada saat mengunduh file dari internet yang sangat besar.
Pada saat melakukan proses mengunduh maka akan terjadi permintaan data yang cukup besar dan tentu saja itu akan membanjiri bandwidth pada jaringan. Jika tidak dibatasi, maka koneksi pengguna lain akan lambat atau bahkan tidak dapat terkoneksi sama sekali. Apalagi yang melakukan pengunduhan menggunakan ‘download manager’ tertentu.
C. Mengatur Besar Data yang Ditransfer
Administrator jaringan terkadang melakukan pembatasan besar data yang dapat diakses atau diunduh dari internet. Hal ini bertujuan untuk mengurangi trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama juga dapat mengganggu stabilitas jaringan karena mempengaruhi kapasitas bandwidth yang tersedia.
Itulah fungsi-fungsi bandwidth yang sedikit banyak bisa memberikan gambaran umum untuk memahami bandwidth. Meskipun sebenarnya bandwidth adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan kapasitas besarnya kabel ethernet atau besarnya jaringan.
3. JENIS - JENIS BANDWIDTH
Bandwidth pada komputer memiliki 2 jenis yaitu:
Administrator jaringan terkadang melakukan pembatasan besar data yang dapat diakses atau diunduh dari internet. Hal ini bertujuan untuk mengurangi trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Trafik yang tinggi dalam jangka waktu yang lama juga dapat mengganggu stabilitas jaringan karena mempengaruhi kapasitas bandwidth yang tersedia.
Itulah fungsi-fungsi bandwidth yang sedikit banyak bisa memberikan gambaran umum untuk memahami bandwidth. Meskipun sebenarnya bandwidth adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan kapasitas besarnya kabel ethernet atau besarnya jaringan.
Bandwidth pada komputer memiliki 2 jenis yaitu:
1. Badwidth Digital
Satuan hitung dari data yang ditransfer dalam bit per second dalam sebuah jaringan yang dapat dikirimkan melalui suatu saluran komunikasi tanpa hambatan. Bandwidth ini mengirimkan informasi secara digital, baik melalui saluran kabel atau tanpa menggunakan kabel (nirkabel).
Satuan hitung dari data yang ditransfer dalam bit per second dalam sebuah jaringan yang dapat dikirimkan melalui suatu saluran komunikasi tanpa hambatan. Bandwidth ini mengirimkan informasi secara digital, baik melalui saluran kabel atau tanpa menggunakan kabel (nirkabel).
2. Bandwidth Analog
Fungsinya sama seperti bandwidth digital, yang membedakan adalah satuan hitungnya menggunakan Hertz.
Fungsinya sama seperti bandwidth digital, yang membedakan adalah satuan hitungnya menggunakan Hertz.














